Masjid Tiban Turen, Menikmati Keindahan Masjid Sambil Wisata Religi

Masjid Tiban Turen, Menikmati Keindahan Masjid Sambil Wisata Religi – Terbaru. Kali ini kami berkesempatan mengunjungi salah satu Masjid yang menjadi wisata religi di Kota Malang yaitu Masjid Tiban. Masjid yang terletak di Kecamatan Turen, Kabupaten malang ini berdiri kokoh setinggi 10 lantai dengan interior yang benar – benar memanjakan mata. Sekitar 40 menit perjalanan kami dari Kota Malang menuju lokasinya, karena kami berangkat pagi maka jalananpun juga tak macet. Apalagi dengan cuaca yang cerah mendukung sekali perjalanan satu ini.

Baca Juga : 5 Oleh Oleh Kota Malang Terhits

Ketika kami sudah sampai di Kecamatan Turen, hanya google maps yang kami andalkan untuk mencapai lokasinya. Ketika kami temukan banyak mobil parkir serta gerombolan pengunjung memasuki jalan yang kanan dan kirinya berjualan oleh oleh, bisa dipastikan ini adalah lokasinya. Yah benar, ketika kami menoleh kami melihat interior khas Masjid Tiban yang megah. Segera saja kami parkirkan kendaraan kami. Namun jangan lupa untuk membeli kantong kresek untuk membawa alas kaki kamu, karena memang memasuki Masjid tidak boleh beralas kaki. Kantong kresek yang kami beli di warga sekitar yang berjualan hanya sebesar Rp.500 saja.

Memasuki Area Masjid

Memasuki area masjid mata kami langsung dimanjakan dengan kemegahan serta interior yang dominasi warna biru dan putih. Tak ada karcis masuk yang harus kami bayar, atau dengan kata lain gratis. Tak menunggu lama kami langsung memasuki area masjid dan melepas alas kaki kami. Bushhhh Hawa sejuk langsung kami rasakan ketika kami masuk, benar – benar sejuk. Ketika kami mulai masuk kami melihat deretan Aquarium ikan yang ukurannya besar dengan berbagai macam ikan yang berukuran besar juga. Lalu kami mengikuti penunjuk arah yang sudah disediakan menuju lantai atas.

Sejarah Masjid Tiban

Banyak yang mengatakan bahwa Masjid satu ini Masjid Ajaib karena tiba tiba ada tanpa ada yang mengetahui kapan dibangunnya. Namun nyatanya tidak, Masjid yang juga sebenarnya adalah pondok pesantren “Pondok Pesantren Salafiyah Bihaaru Bahri ‘Asali Fadlaailir Rahmah” serta dirintis oleh “Romo Kyai Haji Ahmad Bahru Mafdlaluddin Shaleh Al-Mahbub Rahmat Alam” atau yang akrab disapa “Romo Kyai Ahmad” mulai dibangun.sejak tahun 1978 sampai sekarang. Yah, sampai sekarang karena sampai sekarang masih terus dilakukan pembangunan.

Interior Masjid Tiban

Interior Masjid Tiban yang megah serta mendominasi warna putih dan biru bukanlah hasil design arsitek atau yang lainnya. Melainkan hanya istikharah dan dibangun oleh jamaah serta santri dari pondok pesantren itu sendiri. Menakjubkan bukan, yah kami sendiri sampai merinding dengan interior yang ada di dalam masjid ini. Masjid satu ini mempunyai 10 lantai, Setiap lantai mempunyai interior yang unik serta detail.

Lantai satu kamu bisa melihat lihat deretan Aquarium yang terdapat berbagai macam ikan, detail ukiran yang memenuhi tembok hingga bagian belakang, serta kolam dan tempat berjualan oleh oleh di bagian belakang masjid. Lantai 2 sampai 6 berbagai macam ruangan yang lengkap dengan kaligrafi serta ornamen yang unik. Tepat di lantai 7 serta 8 berjajar toko oleh oleh mulai baju, accesoris, lukisan kaligrafi, bibit buah serta kebun Anggrek. Jika lantai 9 sampai 10 kamu akan semakin takjub dengan pemandangan kubah kubah dari atas serta dikelilingi suasana yang masih asri.

Hampir setiap lantai kami selalu melihat pengunjung berfoto, yah jika kesini kalian akan dibuat takjub dan seakan tak mau ketinggalan untuk mengabadikan momen ketika berkunjung kesini. Masjid Tiban juga menyediakan Lift namun hanya di nyalakan ketika event tertentu. Selain di area masjid kalian bisa membeli oleh oleh di jalan masuk masjid tiban. Berbagai macam oleh oleh bisa kamu beli disini. Malang memang menyimpan banyak wisata, salah satunya Wisata Religi Masjid Tiban Turen.